Peristiwa bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Quran (Surah Al-'Alaq 1-5) dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, yang diperingati setiap 17 Ramadhan. Peristiwa ini menandai dimulainya kenabian dan diturunkannya pedoman hidup umat Islam secara bertahap selama 22 tahun 2 bulan 22 hari.
Pengertian Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran merupakan peristiwa dimana Kitab Suci Al-Quran, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, Jabal Nur.
Peristiwa ini terjadi pada 17 Ramadhan 610 M. Sampai sekarang, Al-Qur'an berperan sebagai pedoman hidup dan landasan hukum agama Islam.
Secara bahasa, Nuzul Qur'an berasal dari kata nazzala-yunazzilu-tanzilan yang artinya turun secara berangsur-angsur dan kata anzala-yunzilu-inzalan yang bermakna denotatif "menurunkan." Sedangkan secara terminologi yang dimaksud dengan Nuzulul Qur'an adalah cara dan fase turunnya Al Qur'an dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Sejarah Malam Nuzulul Quran
Peristiwa Nuzulul Quran merupakan peristiwa dimana kitab suci Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wahyu pertama dan tanda dimulainya kenabian Rasulullah SAW. Menurut bahasa, Nuzulul Quran terdiri atas dua kata, yaitu 'Nuzulul' dan 'Quran'. Nuzulul berarti menurunkan sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dan Quran berasal dari kata Al-Quran, yaitu kitab suci umat Muslim.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya Al-Quran dari tempat yang tinggi (Lauful Mahfuz) ke bumi. Turunnya Al-Quran ini diperantarai oleh Malaikat Jibril.
Hari itu, 17 Ramadhan 610 M, Nabi Muhammad SAW yang berusia 40 tahun sedang menyendiri di Gua Hira. Tiba-tiba sosok asing dan besar menghampirinya. Sosok tersebut adalah Malaikat Jibril.
Tubuh Rasulullah SAW bergetar karena terkejut dan ketakutan dengan kehadiran Malaikat Jibril. Malaikat Jibril pun memeluk Rasulullah yang gemetar kemudian mengucapkan kata "Iqra’" sebanyak tiga kali. Kata "iqra" ini memiliki makna "bacalah".
Rasulullah yang ketakutan pun menjawab "Aku belum mengenal bacaan,". Kemudian, Malaikat Jibril pun melanjutkan perkataannya dengan ayat Al-Alaq 1-5 yang berbunyi:
Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
Surat Al-Alaq ini pun menjadi wahyu pertama sekaligus surat pertama di dalam Al-Quran yang disampaikan kepada Rasulullah SAW. Al-Quran kemudian diturunkan ke bumi secara bertahap selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari dan menjadi pedoman hidup umat Muslim hingga saat ini.
5 (Lima) Keistimewaan Nuzulul Quran
1. Lebih Baik dari Malam 1000 Bulan
2. Malam Penuh Keberkahan
3. Malaikat Turun ke Bumi
4. Diampuni Dosa-dosanya
5. Takdir Tahunan Dicatat