Bismillah...
Dalam keseharian hidup seorang guru, ia mempunyai banyak peran.
Menjadi seorang anak dari kedua orang tuanya,
menjadi seorang istri atau suami, seorang ibu atau ayah, seorang pebisnis, seorang pengurus masyarakat, dan peran-peran lain nya.
Semua peran itu berputar selalu dalam kehidupannya.
Dan semua peran itu, memiliki hari-hari yang penuh dengan kebahagiaan, kadang juga penuh dengan ujiannya.
Menggembirakan ketika peran itu berjalan baik-baik saja dan kadang di waktu yang lain peran itu menghadapi kesulitan-kesulitan dalam menjalaninya. Bisa disimbolkan peran-peran tersebut seperti topi-topi yang disematkan pada sosok seorang guru.
Mengingat kembali pesan salah seorang guru kami dalam sebuah momen pembekalan guru, beliau menyampaikan ketika seorang guru atau pendidik sampai di gerbang sekolah, lepaskan topi-topi yang ada di kepalanya.
Mengapaaa???
Ketika seorang guru hanya memakai topi seorang guru profesional di sekolah, maka ia akan menjadi guru yang jiwanya, raganya siap untuk membersamai murid-murid nya dalam beraktivitas di sekolah.
Guru siap menjadi orang tua
Guru siap menjadi sahabat
Guru siap menjadi teman
Guru siap menjadi pelatih
Guru siap menjadi fasilitator
Guru siap menjadi mediator
Guru siap menjadi operator
Dan kesiapan-kesiapan lainnya yang akan memberikan rasa aman, rasa nyaman, empati kepada teman dan guru, siap bekerjasama, dan sikap-sikap positif lainnya dari seluruh murid-muridnya.
Dengan bekal empat kompetensi dasar (pedagogik, profesional, sosial, kepribadian) serta sifat-sifat seperti kesabaran, kelembutan, kreativitas, empati, dan kemampuan berkomunikasi untuk memahami dan memfasilitasi perkembangan anak usia dini melalui metode bermain yang menyenangkan dan mendidik, sambil membangun lingkungan belajar yang positif dan mendukung, menjadikan diri seorang guru menjadi guru yang profesional.
Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah, bahwa kami diberikan kesempatan, diberikan anugrah untuk terus mengupayakan diri menjadi guru profesional. Dengan difasilitadi pelatihan-pelatihan yang berkesinambungan.
Motivasi untuk seluruh guru dari Baginda Rosululloh Muhammad Sholallohu 'alaihi
Wasalam.
"Demi Allah, jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang berkat ajakanmu maka itu jauh lebih baik (bagimu) daripada kekayaan paling berharga." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Semangat.. Semangat... Menjadi guru yang profesional.
Tag : #gurutkitiqro #guruprofesional #gurubahagia #gurukreatif #gurupaud