Sapa Anak dengan Penuh Kasih Sayang

Fitrah anak adalah kesucian dan potensi alami bawaan sejak lahir yang cenderung pada kebaikan, kebenaran (islam/tauhid), dan kesucian diri, diibaratkan seperti benih kebaikan yang perlu dirawat serta dikembangkan agar tidak rusak oleh lingkungan atau pola asuh yang salah, agar tumbuh menjadi pribadi yang utuh, seimbang, cerdas, dan berakhlak mulia. Ini mencakup potensi spiritual (tauhid), intelektual, sosial, dan emosional yang perlu dibimbing sesuai tahapan usianya.

Seorang pendidik memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan, sehingga seorang pendidik harus mempunyai kedekatan dan mengetahui karakter dan kebiasaan anak.

Setiap anak dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua yang mempunyai didikan yang berbeda, sehingga seorang pendidik dituntut untuk lebih memahami anak didiknya.

Salah satu membangun kedekatan dengan anak didik adalah dengan menyapa. Menyapa anak didik adalah salah satu cara untuk membangun hubungan yang baik antara guru dan siswa. 

Menyapa anak didik adalah salah satu hal yang paling mudah dilakukan, tetapi dapat memiliki efek yang sangat baik bagi mereka. Dengan menyapa, akan dapat : 
1. Membangun kepercayaan : Menyapa anak didik menunjukkan bahwa kamu peduli dengan mereka dan membuat mereka merasa lebih nyaman denganmu.
2. Meningkatkan motivasi : Menyapa anak didik dapat meningkatkan motivasi mereka untuk belajar dan berpartisipasi dalam kelas.
3. Mengurangi stres : Menyapa anak didik dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan mereka, sehingga mereka lebih fokus dalam belajar.
4. Meningkatkan komunikasi : Menyapa anak didik dapat membuka jalur komunikasi yang lebih baik antara kamu dan mereka.
5. Membuat mereka merasa dihargai dan disukai
6. Membuat mereka lebih nyaman dan terbuka denganmu
7. Membantu mereka merasa lebih siap untuk belajar.
Dan yang paling penting, menyapa anak didik hanya memerlukan waktu beberapa detik, tetapi dapat memiliki dampak yang sangat besar dalam jangka panjang !

Tips untuk menyapa anak didik :
1.    Senyum dan Kontak Mata : Senyum dan kontak mata dapat membuat anak didik merasa lebih nyaman dan dihargai. melakukan kontak mata dengan anakmu untuk coba membangun kepercayaan terhadapnya. Mengingat, kontak mata adalah bentuk komunikasi non-verbal yang sangat kuat. 

Menyapa dengan senyuman dan wajah berseri (kontak mata yang ramah) adalah sedekah, sebagaimana hadits Nabi SAW: “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah” (HR. Tirmidzi) dan “Jangan meremehkan kebaikan sekecil apa pun, sekalipun itu bertemu saudaramu dengan wajah ceria” (HR. Muslim). Ini merupakan bentuk akhlak mulia dan sunnah dalam berinteraksi.

2.    Gunakan Nama: Gunakan nama anak didik untuk membuatnya merasa lebih spesial dan dihargai.
Tanyakan Kabar: Tanyakan kabar anak didik untuk menunjukkan bahwa kamu peduli dengan mereka. 

3.    Berikan Pujian: Berikan pujian atau motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri anak didik.
4.    Gunakan Bahasa yang Santai: Gunakan bahasa yang santai dan tidak terlalu formal untuk membuat anak didik merasa lebih nyaman.

5.    Tepuk Bahu atau Jabat Tangan: Tepuk bahu atau jabat tangan dapat membuat anak didik merasa lebih dekat denganmu.
Contoh:
- "Hai, (sebutkan namanya), senang melihatmu hari ini! Bagaimana kabarmu?"
- "Selalu semangat, (sebutkan namanya)

Menyapa Anak Didik Kunci Membuka Hati dan Pikiran

Tag :  

Popular Artikel
Senangnya Sekolah di SDIT IQRO
Oleh : Nafeeza Syifaa Kamila, Kelas 6C Bismillah... Saya adalah salah satu murid SDIT IQRO yan..
Aku Adalah Seorang Guru
Oleh : Mutiah Madani, S.Pd.I Aku Adalah Seorang Guru Biasa Tak Ada Kelebihan yang Perlu Dibanggak..
Berlibur ke Rumah Nenek dan Kakek
Karya: Sheila Salsabila Kelas: 2B Pada minggu ke dua liburan, aku diantar ke rumah nenek untuk b..